Friday, December 25, 2020

HMJ MKS UIN BANDUNG LAKSANAKAN PELANTIKAN, UPGRADING DAN RAPAT KERJA (PUR) PERIODE 2020/2021



 

 

 

(UINSGD.AC.ID) - Dipenghujung tahun 2020 Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (HMJ MKS) UIN Bandung telah sukses melaksanakan kegiatan Pelantikan, Upgrading dan Rapat Kerja (PUR) pada Selasa hingga Kamis, 15-17 Desember 2020.

Kegiatan dilangsungkan secara semi-online. Dengan mengusung tema “Menjadikan Pengurus HMJ yang aktif, adaptif, serta Harmonis Demi Terbentuknya Organisasi yang Optimal”


Zahra Siti Syahida selaku ketua pelaksana acara tersebut mengungkapkan harapan dengan terlaksananya acara PUR ini para pengurus HMJ bisa menjalankan amanah dan tugasnya dengan kinerja yang baik. Juga program kerja yang telah di buat dan disepakati saat rapat kerja  dapat berjalan sesuai dengan rencana tanpa ada suatu hambatan yang berarti.

“Aktif adalah impact lingkungan terhadap kita, adaptif adalah action kita terhadap lingkungan organisasi itu sendiri, sedangkan harmonis adalah hubungan dan keterkaitan kita dengan sesama pengurus. Bila kita sudah mencapai hal-hal tersebut maka sebuah organisasi akan bisa terbentuk dan berlangsung secara optimal” jelas Zahra menjabarkan makna tema acara,  Selasa, (15/12/20)


Meski tidak semua dapat berkesempatan hadir karena situasi covid-19 yang belum berakhir, mereka tetap mengikuti kegiatan tersebut melalui via Zoom Meeting dan acara berjalan dengan lancar.

Sebagaimana disampaikam oleh Mochammad Fadli Altamizi selaku Ketua Umum HMJ MKS, Fadli berterimakasih atas kontribusi seluruh rekan-rekan sehingga acara dapat terselenggara dengan baik.

“Satu periode bukanlah waktu yang cepat namun juga bukan waktu yang lama. Maka dari itu gunakanlah waktu sebaik mungkin, berikan yang terbaik untuk himpunan ini.” ujar Fadli.

Fadli berharap bahwasannya kepada rekan seperjuangan Himpunan ini bisa saling bahu membahu, tolong menolong hingga terciptanya keharmonisan dalam organisasi ini. “Selain itu semoga dengan adanya kegiatan ini semua pengurus dapat menjadi organisatoris yang hebat dan turut mengembangkan serta memajukan HMJ-MKS Kabinet Ranajaya lebih baik dalam satu periode kedepannya.” Ungkap Fadli.

Pria yang berstatus sebagai Ketua Umum ini berharap besar selama satu periode kedepan, ia dapat menjadikan himpunan berjalan secara solid, profesional dan penuh rasa tanggung jawab. “Melangkah dengan dengan hati, berjalanlah dengan pasti, dan berlarilah tanpa henti. Yakinkan sesuatu itu dengan iman, Usahakan dengan ilmu yang didapatkan, Sampaikan itu semoga menjadi ladang Amal” tutupnya.


Thursday, September 20, 2018

Manajemen Keuangan Syariah Gelar Silaturahmi Bersama Orangtua Mahasiswa Angkatan 2018


Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS) mengadakan pertemuan dengan orangtua mahasiswa angkatan 2018 di Aula lantai 4 Fakultas Syariah dan Hukum, Selasa  (18/09/2018). Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan diskusi antara orangtua mahasiswa dengan staff ahli jurusan Manajemen Keuangan Syariah  yang dihadiri juga oleh dekan Fakultas Syariah dan Hukum, staff ahli MKS serta beberapa orang tua dari mahasiswa baru.
 Dalam sambutannya dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Ahmad Fathoni menenegaskan serta menyarankan agar orang tua mahasiswa berperan lebih aktif dalam memperhatikan segala perkembangan putra putrinya “Maka karena itulah, bapak dan ibu kami undang, ayo sama-sama kita bicara bagaimana agar putra putri kita lulus tepat waktu, kemudian bisa berkompetesi dikemudian hari, kemudian akhlaknya juga baik. Karena percuma saja pintar besar kalau akhlaknya jelek”, tuturnya di Aula lantai 4 Fakultas Syariah dan Hukum, Selasa  (18/09/2018).
 Ahmad Fathoni menambahkan, jika dalam sebuah riset terakhir, sebuah perusahaan baru akan menerima sarjana mulai dari persoalan integritas dan kejujuran akhlak karena banyak alumni yang IP nya biasa-biasa saja tapi mereka mempunyai integritas dan akhlak yang bagus akhirnya bisa diterima di perusahaan.
 Terakhir dalam sambutannya, dekan Fakultas Syariah dan Hukum ini menyinggung mengenai mahasiswa yang aktif di organisasi. Beliau meganjurkan agar mahasiswa mampu mengimbangi antara organisasi dan akademik. “Jangan sampai organisasi dijadikan sekolah pertama,” tutupnya di Aula lantai 4 Fakultas Syariah dan Hukum, Selasa  (18/09/2018).
 Setelah sambutan-sambutan, acara disambung dengan dialog diskusi dengan para orangtua. Banyak orangtua mahasiswa yang menanyakan perihal uang kuliah tunggal, beasiswa sampai pada perihal pekerjaan.
Selain diskusi mengenai masalah perkuliahan, tidak lupa pula staf ahli yang memperkenalkan simak kepada orang tua mahasiswa agar mereka bisa mengawasi perkembangan akademik anak mereka di kampus. Tak hanya itu birokrat jurusan pun mendatangkan alumni-alumni terbaik yang telah bekerja di Bank Syariah Mandiri, Bank BJBS  serta yang telah menjadi dosen di Fakultas Syariah dan Hukum, secara langsung maupun secara komunikasi udara via skype. Salah satunya alumni yang telah bekerja di BUMN serta dan menyampaikan kesan pesan serta proses yang dihadapi selama menjadi mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah.


Reporter : Nanda Nurul Huda



PATURAY TINEUNG LEPAS WISUDAWAN/I TAHUN 2014


Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah gelar kegiatan Paturay Tineung pada Kamis, (13/09/2018) di Aula Student Centre Lantai 1untuk melepas wisudawan/i MKS angkatan 2014. Acara yang merupakan salah satu program kerja Bidang Kerjasama Pengembangan Pengabdian Masyarakat (KPPM) ini mengusung tema ‘Sacangreud Pageuh, Sagolek Pangkek, Pondok Jodo, Panjang Baraya.
Acara ini diikuti oleh mahasiswa/i jurusan MKS yang akan melangsungkan wisuda pada Sabtu, (15/09/2018). Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Jurusan MKS, Deni Kamaludin Yusup, Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husen Sobana,  dan Ketua Ikatan Alumni MKS, Taufik Ridwan.
Ketua Bidang KPPM, KGS M. Nur Rahmadi dalam prakatanya mengucapkan “Terima kasih kepada wisudawan dan wisudawati yang telah bersedia hadir pada acara Paturay Tineung angkatan 2014”. Ia juga berpesan semoga ilmu yang telah di dapat di dunia perkuliahan dapat bemanfaat untuk masyarakat.
Pada saat kegiatan Paturay Tineung, Ketua Umum HMJ MKS dalam prakatanya memberikan pesan kepada wisudawan/i MKS angkatan 2014 agar jangan menjadikan pertemuan ini sebagai pertemuan terakhir, karena tali silaturahmi itu harus tetap terjalin.
Acara paturay tineung tersebut sekaligus memberikan penghargaan pada peraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi pada lulusan MKS 2014. Penghargaan tersebut diberikan kepada Retty Sugiarti dengan IPK 3,95 dan Azis Surono dengan IPK 3,92.
Senada dengan Ketua Bidang KPPM, Ketua Ikatan Alumni MKS, Taufik Ridwan dalam sambutannya mengucapkan “Selamat dan Sukses untuk wisudawan yang akan wisuda, jangan lupa silaturahmi tetap dijaga”. Selain itu ia juga mengatakan bahwa jurusan MKS adalah jurusan yang besar karena lulusan MKS sangat terbuka luas mendapatkan pekerjaan serta sudah dibekali skill, dan kompetensi untuk bersaing di dunia professional.
Ketua Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Deni Kamaludin Yusup, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa MKS yang menjadi mahasiswa terbaik. Selain itu beliau berujar mahasiswa MKS memiliki kualitas diatas rata-rata yang lain, kualifikasi tinggi dan memiliki potensi yang luar biasa. Ketua jurusan MKS juga memberikan pesan dalam sambutannya “Jangan lupakan selalu menjaga silaturahmi dan jangan pernah kehilangan identitas, pastikan semuanya kembali mengabdi ke masyarakat. Saya percaya anda sudah diberi ruang dan kesempatan untuk menjadi manusia hanya tinggal menunggu waktu yag tepat saja”. Pungkas Kajur MKS, Deni Kamaludin Yusup.
Kegiatan Paturay Tineung dilanjutkan dengan persembahan dari Shouth MKS dan penampilan dari angkatan MKS 2014. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemilihan Ketua Koordinator IKA MKS angkatan 2014. Pada kegiatan tersebut sudah terpilih saudara Aji Ramdani sebagai Ketua Koordinator IKA MKS 2014.

Reporter : Yumni Alfiah


Saturday, August 26, 2017

WORKSHOP EKONOMI

BERDAYAKAN EKONOMI DESA, UIN BANDUNG ADAKAN WORKSHOP MANAJEMEN PEMASARAN PRODUK GULA SEMUT




       Kelompok Kerja (Pokja) PKM LP2M UIN SGD Bandung bekerjasama dengan Dinas Sosial P3A Kota Banjar adakan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Sabtu (26/08/2018). Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial, Erni Suwartini, selain itu juga di hadiri oleh Ketua Pokja PKM LP2M, Deni Kamaludin Yusup, Kepala Desa Binangun, dan sejumlah mahasiswa UIN SGD Bandung yang sedang KKN di Pataruman.  
 Bertajuk “Workshop Manajemen Pemasaran Produk Gula Semut;”, Kegiatan tersebut diikuti oleh 24 orang Ibu-ibu pengrajin gula semut, asinan papaya, dan dodol. Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat ini merupakan salah satu program pengabdian dosen yang mana kali ini bentuk pengabdiannya diimplementasikan dengan mengembangan salah satu home industry yang ada di Desa Binangun, Banjar.
Ketua Pokja PKM LP2M sekaligus Ketua Jurusan MKS, Deni Kamaludin Yusup dalam sambutannya mengatakan  bahwa ini kali kedua KKN dari UIN SGD Bandung memberdayakan masyarakat Banjar, tapi kebanyakan programnya hanya focus pada bidang pendidikan, agama dan social. “Saya banyak melihat program KKN UIN SGD Bandung ini sangat sedikit yang menyentuh pemberdayaan ekonomi, padahal ada jurusan Ekonominya. Nah ini tugas saya,” Ujar Ketua Pokja, Deni Kamaludin Yusup, Sabtu (26/08/2018)
       Sekretaris Dinas Sosial, Erni Suwartini dalam sambutannya berharap mudah-mudahan dengan adanya workshop ini produk yang ada di kota banjar itu bisa terangkat kembali. “saya berharap setelah kita bisa memproduksi, kita juga bisa mengemasnya, mendapatkan merk dagang, izin usaha, dan sertifikasi halal. Semoga Workshop ini bisa membantu,” Pungkas Sekretaris Dinas Sosial, Erni Suwartini 
Dalam workshop ini terdapat tiga pemateri yang merupakan dosen-dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN SGD Bandung. Pemateri pertama, Dosen MKS, Widiawati yang memaparkan materi perihal Manajemen Pemasaran Produk Gula Semut. Pemateri kedua, Dosen PMH, Ayi Yunus yang memaparkan materi perihal Pentingnya Kualitas Produk, Promosi, dan Media Sosial.  Dan pemateri ketiga, Kajur MKS, Deni Kamaludin Yusup yang memaparkan materi perihal Pentingnya Sertifikasi Halal di Indonesia, dan Bagaimana Cara Memperoleh Sertifikasi Halal Tersebut.
     Ketua Pelaku Usaha produk gula semut, Yeti Saripah menjelaskan keunggulan gula semut sehingga memang patut dikonsumsi. Pertama, gula semut itu belum banyak yang memproduksi di Jawa Barat yang baru memproduksi gula semut diantara Banten, Pangandaran, Cianjur, dan Desa Binangun Banjar. Kedua, produk gula semut Desa Binangun Banjar ini lebih alami karena tanpa bahan pengawet “Pelatih dari Pangandaran saja mengatakan gula semut disini lebih bagus dan enak,”ujarnya. Selain itu gula semut bagus dikonsumsi oleh penderita diabetes.
        Yeti Saripah juga menambahkan yang menjadi hambatan susahnya berkembangnya produk gula semut ini diantara, belum adanya rumah produksi, sumber daya manusia yang memang kurang skill dan kurang paham bagaimana sebenarnya kerja kelompok dan bagaimana membangun kerjasama dalam kelompok. Lalu masalah pemasaran, produk gula semut Desa Binangun tersebut belum mempunyai merk dagang jadi sulit untuk meningkatkan nilai jual.
“Saya berharap kedepannya produk gula semut Desa Binangun Banjar ini bisa lebih maju sehingga masyarakat itu bisa sejahtera. Saya berharap penjualan gula semut ini dapat menambah uang saku mereka para pengerajin karena rata-rata mereka hanya ibu rumah tangga dan buruh tani.” Tutup Ketua Pelaku Usaha, Yeti Saripah


 HARI KEDUA PBAK, MKS PERKENALKAN JURUSAN



      Himpunan Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah (HMJ MKS) perkenalkan jurusan MKS dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Kamis (24/08/2017) di Aula Utama Fakultas Syariah dan Hukum lantai empat. Kegiatan tersebut dikuti oleh 173 mahasiswa baru. Materi pengenalan jurusan ini diberikan langsung oleh Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husein Sobana dan dimoderatori oleh Staf Jurusan MKS, Widiawati. 

      Ketua Umum, Sidiq Ahmad Nur Fauzi dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru MKS. Ia juga berpesan, agar seluruh mahasiswa baru yang hadir dalam ruangan tersebut menjaga nama baik MKS dan meningkatkan prestasi serta turut berkontribusi dalam pengembangan MKS. 

    Senada dengan Sidiq Ahmad, Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husein Sobana dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga baru MKS. “Saya pribadi, dan atas nama Ketua jurusan serta seluruh Staf yang ada di MKS mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru jurusan manajemen keuangan syariah 2017,” ujar Dadang

      Sekjur MKS tersebut juga berpesan agar seluruh mahasiswa baru kuliah dengan rajin, tapi jangan lupa untuk berorganisasi, karena pemimpin yang hebat tidak lahir dari manusia yang tidak mau berkembang dan belajar  terus menerus. Bagi Sekjur MKS, Organisasi penting karena menopang kegiatan  akademik. Selain itu Ia juga berpesan agar terus berbakti kepada orang tua. 

      “Ketua Jurusan, Deni Kamaludin Yusup berpesan kepada saya untuk menyampaikan Tagline andalan MKS yaitu MKS Semakin Sukses, MKS Semakin Keren, MKS Road To International Class.” Tutup SekJur MKS, Dadang Husein Sobana

      Setelah acara pembukan kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi pengenalan jurusan MKS yang diberikan langsung oleh Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husein Sobana yang dimoderatori oleh Staf MKS, Widiawati. Dalam pemaparannya Sekjur MKS menjelaskan mengenai kurikulum MKS, Jumlah SKS dijurusan MKS, Perihal KRS-an, Sejarah MKS, dan Visi Misi MKS.

      Kemudian setelah pengenalan jurusan MKS, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (HMJ MKS) Kabinet Progresif periode 2017/2018. Satu persatu ex-officio dan bidang dalam HMJ dijelaskan, lalu setiap bidang memperkenalkan program kerja serta kegiatan yang diadakan oleh HMJ MKS selama satu periode tersebut. 

       Kegitan ditutup dengan mentoring yang diberikan langsung oleh pimpinan serta kabid dan sekbid HMJ yang mana seluruh mahasiswa MKS dibagi menjadi beberapa kelompok.  Mentoring ini diberikan untuk mewadahi keingintahuan mahasiswa baru perihal jurusan MKS.

Thursday, August 17, 2017

SELAMAT HARI KEMERDEKAAN INDONESIA KE-72 TAHUN





Peringatan hari kemeredekaan tak pernah henti diadakan setiap tahunnya. Dari Sabang sampai Merauke mengadakan peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Berbeda bentuk perayaan tujuannya tetaplah sama untuk memperingati hari proklamasi dan perjuangan para pahlawan. Tentu sebagai generasi muda hanya peringatan seperti itu yang dapat dilakukan dan bagaimana para pemuda Indonesia dapat memaknai kemerdekaan lalu mengisi kemerdekaan tersebut.
Mari sedikit mengulas sejarah kemerdekaan Indonesia walaupun dari SD hingga SMA kalian tetap mempelajari hal tersebut dalam pelajaran sejarah. Sejarah bukan untuk dilupakan, bukan? Tapi bagaimana sejarah menjadi cerminan untuk lebih baik lagi di masa depan.
Sebelum dijajah oleh Jepang, Indonesia sudah dijajah bertahun-tahun oleh beberapa negara Eropa. Belanda, salah satunya, menjajah hingga 350 tahun. Sampai akhirnya situasi mendesak karena daerah jajahan Belanda sudah dikuasai oleh Jepang dan menyatakan menyerah tanpa syarat pada Jepang. 
Pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 menjadi awal yang  menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika pada tanggal 14 Agustus 1945. Momen inipun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Perdebatan golongan tua dan golongan muda pun terjadi untuk menentukan kapan baiknya kemerdekaan Indonesia diproklamirkan.
Peristiwa  Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus mengawali proses proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hingga pada pukul 10 malam Soekarno Hatta dipulangkan ke Jakarta dan bertempat di Rumah Laksamana Maedaa teks proklamasi dirumuskan dan segala persiapan untuk esok pagi pada tanggal 17 Agustus 1945 kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.
72 tahun usia Indonesia kini. Lepas dari penjajahan masa lalu memang sudah, tapi apakah kemerdekaan itu sudah sepenuhnya kita rasakan. Saat ini bahkan kita dijajah dari sisi lain bukan fisik, tapi pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan lain sebagainya. Diumur yang sudah tua itu pula, saat ini Indonesia masih penuh akan konflik-konflik horizontal. Bukankah, kita satu dibawah Bhineka Tunggal Ika? Bukankah, kita satu menjunjung tinggi falsafah negara yaitu Pancasila? lalu mengapa? perseteruan terus terjadi ditengah keberagaman itu? Bukankah, kita seharusnya merawat dan menjaga keberagaman itu?bukankah keberagaman itu indah? 
MARI JUNJUNG TINGGI BHINEKA TUNGGAL IKA DAN PANCASILA DEMI PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA.
JAYALAH INDONESIAKU.